freebitco.in

Kumpulan Sajak Sapardi Djoko Damono Sang Maestro

In Celoteh

“Aku ingin mencintamu dengan sederhana”

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

“Hatiku selembar daun”

Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput

Nanti dulu, biarkan aku sejenak berbaring di sini

Ada yang masih ingin ku pandang

Yang selama ini senantiasa luput

Sesaat adalah abadi

Sebelum kau sapu taman setiap pagi

“Kuhentikan Hujan”

Kuhentikan hujan

Kini matahari merindukanku, mengangkat kabut pagi perlahan

Ada yang berdenyut dalam diriku

Menembus tanah basah

Dendam yang dihamilkan hujan

Dan cahaya matahari

Tak bisa kutolak matahari memaksaku menciptakan bunga-bunga

“Hujan di bulan Juni”

Tak ada yang lebih tabah

Dari hujan bulan Juni

Dirahasiakannya rintik rindunya

Kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak

Dari hujan bulan Juni

Dihapuskannya jejak-jejak kakinya

Yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif

Dari hujan bulan Juni

Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga it

“Yang fana adalah waktu”

Yang fana adalah waktu

Kita abadi

Memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga

Sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa

“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu.

Kita abadi.

Related Search

Tags: #Aku ingin mencintamu dengan sederhana #Hatiku selembar daun #Hujan di bulan Juni #Kuhentikan Hujan #Sapardi Djoko Damono #Yang fana adalah waktu

Anda sedang membaca artikel tentang Kumpulan Sajak Sapardi Djoko Damono Sang Maestro. Silahkan baca artikel Be Log tentang Celoteh lainnya. Semoga bermanfaat ...

​IPS Pertanyaannya Kepo
Obrolan singkat sama anak lanang ….. babeh
hospital
cakap-cakap siang ini ….. affan : beh,
metamorfosis awan
duhai hati yang gulana awan yang kelabu
Nasehat Kakek
Seorang cucu lelaki yg pemarah mendamprat kakeknya

Top