Video Eksekusi Sadam Hussein

Pin It
 

Beberapa waktu yang lali temenku disini (random -red) berhasil mendonlod video eksekusi Sadam Hussein mantan Penguasa Iraq. Dan aku baru sempat melihatnya kemaren, video yag berdurasi 2:38 itu cukup membuatku merinding. Gimana nggak …. melihat orang yang hidupnya tinggal beberapa menit lagi dan dia mengetahui persis bakalan mati …..

Ada satu scene yang cukup membuatku merinding …. ketika orang2 didalam ruangan itu membaca syahadat keras2 termasuk Sadam-nya dan Sadam juga sempat bicara apa aku juga ga mudeng :D . Mereka mulai membaca syahadat pada saat tali akan dikalungkan ke leher Sadam dan pada saat eksekusi dimulai.

Ga perlu mbahas soal politik lebih dalem tapi yang jelas ada intrik dan konpirasi dibalik ini semua ….. Aku ga memihak siapapun aku hanya sekedar berpendapat aja :-P …..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
video perang irak, vidio gantung, saddam husen digantung mp3, kumpulan video eksekusi mati, photo saddam digantung, poto poto saddan hsain, Poto\sadam\, vidio eskusi gantung


Tags :



Facebook Comments

23 Responses to Video Eksekusi Sadam Hussein

  1. templank says:

    weh.. gw ga mau liat ah.. yang kayak beginian.. hii.. dah ga bisa bayangin..
    tapi bukan pidio yang kemaren mas kasih ke gw kan??? *itu loh DPR* :D

  2. bagus says:

    hem..aku gak bingung kok, malah lego. panjenengan pripun? sampun beres sedaya urusanipun? smg gak bikin kamu kurus…hehehehe

  3. sam says:

    body kok kemarin OB gak ikutan….rame loh. padahal dah ditunggu2

  4. bebek says:

    wahhh saya cuman kenal 2 macem video… yang isinya anime dan yang isinya full pressed body.. kalo selain itu mending lewat ahh.. hiiii… sereeem..

  5. thuns says:

    hemmm…
    ada yg lebih serem lho mas!

    dah pernah nonton video 'KUBUR'?
    yg videonya di taruh dikuburan orang, trus ngalamin siksa kubur???
    dijamin bakal mimpi buruk tuh mas… pasti jenengan ketakutan pas mo tidur!
    itu video serem banget… jadi kebayang kita kalo mati. soale aku ngerasa masih byk dosa… hiiii serem kalo disiksa kubur gitu :-(

  6. Gondhez says:

    Wakakaka daginge dibagi neng ndi wae???

  7. Yahya Zaini says:

    weh! sial,popularitasku menurun gara-gara pidio saddam!!

  8. saya hantui anda selamanya karena telah melihat video saya…

  9. briant says:

    iya ngeri.. bikin merinding

  10. thestoopid says:

    wah aku mending ga nonton…

    eh btw, katanya ga sah yaa!
    prosesnya terlalu tergesa2
    dan ga melibatkan pengadilan internasional

  11. bebek says:

    endi to kang link donlod video-ne??

  12. agie says:

    baca juga artikelnya di kompas..
    hmm, apapun alasnnya emang qt berhak mencabut nyawa manusia lain?

  13. bodi says:

    @templank: psstttt …. jangan omong yg dpr itu disini. tp km masih mau lg ga ?? :))

    @bagus: hahahaaaaaa…..ketok e kurus kie hanya sekedar mimpi mas. ha mangane ra kalap j

    @sam: iya mas …. lagi ada masalah dikit jd ya harus diberesin dolo

    @bebek: yang full press body kie seng koyo ngopo yoo ??

    @thuns: yang gituan bisa direkam to mas …. jd penasaran aku

    @gondhez: ra reti …. aku dudu panitiane j

    @yahya zaini: sokorrr …. titid cilik ae dipamerke :))

    @saddam husein: luweh …. :-P

    @briant: klo 3gp bikin berdiri yaaa ….. bukannya merinding to

    @thestoopid: emang ga sah …. klo liat pengambilan gambarnya sepertinya dibuat dengan tergesa gesa dan apa adanya

    @chocoluv: anak kecil ga boleh nonton …. :-P

    @bebek: tak send imel ae kang nek gelem ….

    @agie: bagaimanapun itu proses hukum gie …. kita ga bisa melawan atau bahkan ngerubah itu

  14. utjup says:

    semoga arwah beliau di terima di sisi Allah SWT… Amieenn

  15. joni says:

    yah memang dua-duanya salah…
    tapi saddam hussein sudah digantung sekarang giliran BUSH yang juga harus digantung!!!
    Ayo siapa berani???

  16. chacha says:

    ya gw lah yg gantung tuh si BUSH.sapa takut emh plz

  17. YUNA says:

    ALLAH telah menempatkan penunjuk kebenaran yang sejati di dalam setiap hati, tetapi manusia berjerih – payah menemukan kehidupan di luar dirinya tanpa menyadari bahwa kehidupan yang dicari ada di dalam dirinya sendiri.

  18. bobby says:

    bagi video 3gp donk

  19. Ary Joko says:

    Akika Juga Meinding Tuch….

  20. hendy says:

    mana videonya?

  21. SADDAM HUSSEIN KORBAN REKAYASA

    Rekayasa bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Irak ketika Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan serangannya ke negara 1001 malam itu pada 20 Maret 2003.Itulah inti dari laporan Jeremy Greenstock, mantan Duta Besar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa periode 1998 sampai Juli 2003 seusai memberikan kesaksiaan tertulis pada sidang penyelidikan peran Inggris soal invasi ke Irak, 27 November 2009 sore di London. “Amerika Serikat bertindak gegabah (hell bent) dalam mempersiapkan invasi ke Irak. Bahkan, AS amat gencar menghalangi Inggris yang mencoba mendapatkan izin internasional menjelang invasi,” ujar Jeremy Greenstock.

    Greenstock juga menegaskan, Presiden AS George W Bush sama sekali tidak berniat mendapatkan sebuah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai pendukung invasi. “Niat menginvasi Irak sudah dilakukan secara serius sejak awal 2002 dan bisa dikatakan tidak terhentikan. Bush gencar berkampanye bahwa Presiden Irak Saddam Hussein adalah sahabat Osama Bin Laden. Pada kenyataannya malah keluarga Bush pernah menjalin hubungan dengan Osama Bin Laden,” tegas Greenstock.

    “Saat para diplomat dunia gencar mendapatkan mandat PBB pada awal 2003 untuk izin invasi ke Irak, orang-orang dekat Bush bahkan mempertanyakan mengapa untuk urusan invasi saja berbagai hal yang dianggap sebagai tetek bengek harus didalami. Bahkan Washington menggerutu. Di antara gerutu itu adalah celoteh AS soal upaya yang dianggap hanya buang-buang waktu. Kita memerlukan perubahan rezim, mengapa kita harus terpaku pada upaya ini, kita harus mengabaikan itu dan segera melakukan apa yang sudah direncanakan,” kata Greenstock mengenang gerutu orang-orang dekat Bush itu.

    Lanjut Greenstock lagi, menjelang invasi, beberapa negara termasuk Jerman, Perancis dan Kanada, masih berharap invasi AS itu bisa digagalkan.Bahkan orang-orang dekat Bush sudah sangat tidak acuh pada opini dan upaya internasional. Bahkan, Tony Blair (Perdana Menteri Inggris waktu itu) sudah tidak bisa menghentikan niat Bush. Hanya dalam dua minggu Blair mampu meyakinkan Bush. Momentum rencana Invasi AS sudah matang, jauh sebelum invasi. Ini sudah sulit dibendung. Saya sudah memperingati bahaya invasi jika tidak memiliki legitimasi. Bahkan saya pernah mengancam mundur dari jabatan saya jika izin internasional tidak didapatkan menjelang invasi,” ujar Greenstock yang memang tidak lagi menjabat sebagai Duta Besar pada 2003, tahun invasi ke Irak.

    Lebih jauh dari itu, soal senjata pemusnah massal, pun setelah Saddam Hussein digantung tidak ditemukan di Irak. Saya setuju, ini adalah upaya pergantian rezim di Irak. Saddam Hussein adalah korban rekayasa. AS tidak mempersoalkan lagi apakah invasi itu memperoleh legitimasi dari PBB atau tidak. YANG PENTING SADDAM HUSSEIN HARUS JATUH. Sama halnya dengan peralihan kekuasaan dari Soekarno kepada Soeharto pada waktu Perang Dingin. Kedua tokoh ini terjebak dalam Perang Dingin. Surat asli Supersemar hingga hari ini pun tidak tahu keberadaannya. Tujuannya pada waktu itu, yang tidak mau membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) harus rela melepas jabatannya. Jangan pertanyakan apakah pembubaran sebuah partai itu sah secara konstitusi Indonesia atau tidak. Perlu diketahui keberadaan PKI di Indonesia diatur dalam Maklumat Wakil Presiden No.X. Bukan tidak diatur. Tetapi AS yang memotori pihak Barat hanya ingin satu, Indonesia jangan sampai menjadi komunis. Kembali ke serangan AS di Irak,pertanyaan yang masih belum terjawab adalah sikap Republik Indonesia, yang awalnya mengecam kemudian pada pertengahan jalan ikut mendukung. Kenapa ? (Dasman Djamaluddin, penulis buku: Saddam Hussein Menghalau Tantangan (Jakarta: PT.Penebar Swadaya, 1998). Buku ini memperoleh penghargaan dari Sekretaris Pers Kantor Kepresidenan Irak, 24 Juni 1998/http://dasmandj.blogspot.com)