Komplen Lucu, Tengoklah Diri Sendiri

In Celoteh 404 views

Mungkin cerita ini perlu nih aku posting disini karena cukup mengherankan dan aneh menurutku. Kenapa aneh dan mengherankan ?? Jadi begini ceritanya, kebetulan aku mengurusi segala komplen pelanggan yang datangnya dari media online karena kebetulan juga kuli IT. Nah, kalau komplen yang datang dari pelanggan reguler dan mengisi forum dengan kata2 mencaci maki atau bahkan ada yang salut dengan service pelayanan perusahaan itu hal biasa buatku.

Nah, sudah 2 hari ini aku melihat sebuah postingan komplen di forum yang menurut pengakuannya adalah seorang anggota dewan yang terhormat dari salah satu partai, tidak perlu aku sebutkan disini. Ok, dia komplen ini dan itu …. aku mencoba menjawabnya dengan santun lalu beliau menimpali dengan kritik pedas ….. ok, aku masih berusaha menjawabnya dengan santun. Setelah jawabanku yang kedua beliau kemudian menjawab yang sebagian dari jawabannya terdapat kata-kata sebagai berikut :

sekedar mengingatkan bahwa apa yang setiap bulannya pihak manajemen terima dan untuk menghidupi keluarga pihak manajemen adalah tidak lain dan tidak bukan adalah dari uang yang dibayarkan oleh pelanggan.

Beliau dengan PD-nya mencantumkan nama, no telpon dan berasal dari partai apa di dewan yang terhormat tersebut diakhir jawabannya yang pertama, dan aku sayangnya ngga terlalu memperdulikan itu. Aku sempat tertegun membacanya, dan aku mencoba melihat balik yang menulis ini siapa? yang lain dan tidak bukan adalah salah seorang anggota dewan yang terhormat. Halooo …. apa sampeyan ga keingetan berita2 apa saja yang telah menimpa rakyat Indonesia belakangan ini dan apa2 saja yang telah dilakukan anggota dewan yang terhormat bagi kesejahteraan rakyat.

Yang aku heran adalah jika beliau tidak puas terhadap sesuatu beliau bisa memberikan kritik pedas sampai seperti ini, tapi sadar ga atau pernah ngukur ga bagaimana tingkat kepuasan rakyat terhadap kinerja para anggota dewan yang terhormat. Mbok, kalau mau ngomong lihat dulu bagaimana diri sendiri, sekarang aku sebagai bagian dari rakyat juga mau mengingatkan.

Semua gaji atau pendapatan anggota dewan yang terhormat yang digunakan untuk makan keluarga, anak dan cucunya berasal dari uang rakyat, tapi apa yang sudah diberikan anggota dewan yang terhormat terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia???

Aku rasa aku perlu menulis ini sebagai ungkapan kekecewaanku terhadap apa yang sudah terjadi saat ini, aku mungkin terlalu kecil untuk berbuat sesuatu yang besar untuk Indonesiaku tapi setidaknya aku bisa merasakannya dan menuangkannya kedalam tulisan ini.

Related Search

Tags: #Indonesia


matahariku
matahariku
pada sisi tergelapku aku berharap selalu bahwa
tiada
tiada
aku tak menggenggam apapun aku tak memiliki
kau
kau adalah puisi indah yang terukir lembut
bayangmu
bayangmu
entah mengapa …. malam menghantarkan bayang wajahmu

Top