Lalat di Cangkir Kopi

In Celoteh 1063 views

Di sebuah negeri antah berantah, suatu sore, seorang dokter, seorang
aktivis lingkungan, seorang mahasiswa dan seorang tentara sedang
duduk di warung kopi. Jika seekor lalat masuk ke cangkir kopi
mereka, apa yang akan terjadi?

Dokter: Kopi dan cangkirnya dibuang, lalu dia mengganti dengan yang
baru.

Aktivis Lingkungan: Lalat diambil, dikeringkan, lalu dilepas (bila
masih hidup). Kopinya, tetap diminum.

Mahasiswa: Kopi diminum hingga lalat masuk dalam mulut, lalu sang
lalat dimuntahkan sambil meludah.

Tentara:

1. Membentak pemilik warung dan memerintahkannya mengganti dengan
kopi baru.

2. Menuduh mahasiswa telah dengan sengaja memasukkan lalat dalam
cangkir kopinya.

3. Meminta dokter segera memeriksa kesehatannya.

4. Menangkap aktivis lingkungan atas tuduhan perbuatan tidak
menyenangkan, karena telah membiarkan lingkungan sekitar warung
kotor sehingga banyak lalat.

5. Mengumpulkan warga desa baik tua muda atau lelaki dan perempuan
untuk melakukan wajib kerja bakti membersihkan lingkungan.

6. Menggelar konferensi pers dan meminta wartawan menulis bahwa
tentara dibantu masyarakat telah membersihkan kampung tersebut dari
lalat.

7. Membentuk organisasi sipil untuk memastikan bahwa kerja bakti
dilakukan tiap hari.

8. Mengumpulkan orang untuk demonstrasi meminta agar tentara
dipertahankan di daerah tersebut dengan alasan karena banyak lalat.

9. Mendesak pemerintah pusat memberlakukan status darurat militer
untuk mencegah lalat kembali.

10. Melobi parlemen mengucurkan dana Rp 3 triliun untuk membiayai
darurat militer membasmi lalat.

11. Ketika darurat militer hampir habis, mengundang kembali dokter,
aktivis lingkungan dan mahasiswa untuk duduk minum kopi dan
memerintahkan seekor lalat untuk masuk kembali ke cangkir kopinya.

Related Search

Februari
Februari
Rinduku membuncah diawal Februari Bayangmu kembali selintas
sabar
waktu akan berpihak pada yang sabar dan
tentang kita
tentang kita
ketika semua rindu yang tertahan kulepas perlahan
Hujan
Hujan
hujan adalah seperti desah rinduyang kubisikan perlahan

Top