Optimasi MySql Database Pada Small VPS

In Linux, Tutorial, Web 476 views

Optimasi selalu menjadi topik hangat bagi para admin server terutama server/VPS dengan resource yang terbatas.

Untuk melihat cara optimasi server menggunakan Nginx, php-fpm, varnish dan APC (Alternative PHP Cache) bisa dilihat pada artikelku yang berjudul Mudahnya Install Linux, Apache, MySql, PHP dan WordPress Dengan Tuxlite.

Kali ini yang dibahas adalah optimasi Database MySql, karena load MySql jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pengelola database lain seperti MariaDB atau Percona.

Untuk optimasi database MySql cukup mudah yaitu dengan menggunakan aplikasi MySqlTuner.pl. Aplikasinya dapat didownload di GitHub atau di MySqlTuner.

Jika sudah didownload ubah permission file supaya dapat dieksekusi dan langsung jalankan dengan perintah :

chmod +x mysqltuner.pl
./mysqltuner.pl

Setelah dijalankan maka akan muncul pesan seperti berikut :

server1:~# ./mysqltuner.pl

 >>  MySQLTuner 0.9.8 - Major Hayden <major@mhtx.net>
 >>  Bug reports, feature requests, and downloads at http://mysqltuner.com/
 >>  Run with '--help' for additional options and output filtering
Please enter your MySQL administrative login: <-- root
Please enter your MySQL administrative password: <-- yourrootsqlpassword

-------- General Statistics --------------------------------------------------
[--] Skipped version check for MySQLTuner script
[!!] Your MySQL version 4.1.11-Debian_etch1-log is EOL software!  Upgrade soon!
[OK] Operating on 32-bit architecture with less than 2GB RAM

-------- Storage Engine Statistics -------------------------------------------
[--] Status: +Archive -BDB -Federated +InnoDB +ISAM -NDBCluster
[--] Data in MyISAM tables: 301M (Tables: 2074)
[--] Data in HEAP tables: 379K (Tables: 9)
[!!] InnoDB is enabled but isn't being used
[!!] ISAM is enabled but isn't being used
[!!] Total fragmented tables: 215

-------- Performance Metrics -------------------------------------------------
[--] Up for: 12d 18h 33m 30s (1B q [1K qps], 185K conn, TX: 3B, RX: 377M)
[--] Reads / Writes: 78% / 22%
[--] Total buffers: 2.6M per thread and 58.0M global
[OK] Maximum possible memory usage: 320.5M (20% of installed RAM)
[OK] Slow queries: 0% (17/1B)
[OK] Highest usage of available connections: 32% (32/100)
[OK] Key buffer size / total MyISAM indexes: 16.0M/72.3M
[OK] Key buffer hit rate: 99.9%
[OK] Query cache efficiency: 99.9%
[!!] Query cache prunes per day: 47549
[OK] Sorts requiring temporary tables: 0%
[!!] Temporary tables created on disk: 28%
[OK] Thread cache hit rate: 99%
[!!] Table cache hit rate: 0%
[OK] Open file limit used: 12%
[OK] Table locks acquired immediately: 99%
[!!] Connections aborted: 20%

-------- Recommendations -----------------------------------------------------
General recommendations:
    Add skip-innodb to MySQL configuration to disable InnoDB
    Add skip-isam to MySQL configuration to disable ISAM
    Run OPTIMIZE TABLE to defragment tables for better performance
    Enable the slow query log to troubleshoot bad queries
    When making adjustments, make tmp_table_size/max_heap_table_size equal
    Reduce your SELECT DISTINCT queries without LIMIT clauses
    Increase table_cache gradually to avoid file descriptor limits
    Your applications are not closing MySQL connections properly
Variables to adjust:
    query_cache_size (> 16M)
    tmp_table_size (> 32M)
    max_heap_table_size (> 16M)
    table_cache (> 64)

Perhatikan teks yang diberi warna merah, variabel-variabel tersebut yang harus diubah dan disesuaikan melalui file my.cnf.

Atau jika ingin lebih simple, ubah dan sesuaikan variabel pada my.cnf Anda dengan variabel dibawah ini :

key_buffer_size = 16K
max_allowed_packet = 1M
max_connections = 50
table_open_cache = 4
sort_buffer_size = 64K
read_buffer_size = 256K
read_rnd_buffer_size = 256K
net_buffer_length = 2K
thread_stack = 128K
server-id = 1

[mysqldump]
quick
max_allowed_packet = 16M

[mysql]
no-auto-rehash
# Remove the next comment character if you are not familiar with SQL
#safe-updates

[myisamchk]
key_buffer_size = 8M
sort_buffer_size = 8M

[mysqlhotcopy]
interactive-timeout

Setelah melakukan perubahan pada file my.cnf langsung lakukan restart pada service MySql atau perubahan tidak akan aktif.

/etc/init.d/mysql restart

Jika sudah, coba cek dan bandingkan penggunaan memory MySql pada server sebelum dan sesudah perubahan dengan perintah :

top

atau

htop

Selamat mencoba dan mohon maaf apabila ada kekurangan …..

sumber : github MySqltuner + Google

 

 

 

 

Related Search

Tags: #database #debian #linux #mysql #optimasi #php-fpm #RX #server #VPS


Mikrotik Duckdns.org Update (New Script)
Mikrotik Duckdns.org Update (New Script)
Entah kenapa script untuk update Dynamic IP
Mengatasi Stiker Whatsapp Yang Tidak Muncul Di Android
Mengatasi Stiker Whatsapp Yang Tidak Muncul Di Android
Wahtsapp baru-baru ini merelease stiker untuk penggunanya,
SSL Gratis Dari LetsEncrypt
SSL Gratis Dari LetsEncrypt
Untuk mendapatkan SSL Ceritificate mungkin tidaklah semurah
Setup Storage Path The Dude di RB750G r3
Setup Storage Path The Dude di RB750G r3
The Dude merupakan tool yang cukup penting

Top